Faktor Resiko Terjadinya ISPA

go to site faktor resiko terjadinya ispa,- ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) yaitu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Penyakit-penyakit yang digolongkan ke dalam ISPA terbagi jadi 2 ialah infeksi pernapasan atas seperti batuk, pilek, radang tenggorokan dan infeksi perapasan bawah seperti bronchitis, pneumonia. Faktor resiko terjadinya ISPA secara umum adalah faktor lingkungan, faktor individu anak, faktor perilaku.

Faktor Resiko Terjadinya ISPA

A.Faktor lingkungan

1.Pencemaran udara dalam rumah

follow Asap rokok & asap hasil pembakaran bahan bakar untuk memasak dengan konsentrasi tinggi akan merusak mekanisme pertahanan paru maka dapat memudahkan timbulnya ISPA. Hal ini dapat terjadi pada rumah yang ventilasinya kurang & dapur terletak didalam rumah, bersatu dengan kamar tidur, ruang tempat bayi & balita bermain.

2.Ventilasi rumah

follow Ventilasi rumah merupakan proses penyediaan udara atau pengarahan udara ke atau dari lokasi baik secara alami ataupun dengan cara mekanis. Membuat ventilasi udara pun pencahayaan di dalam rumah sangat digunakan dikarenakan dapat mengurangi polusi menghirup asap tersebut yang lama kelamaan dapat menyebabkan terkena penyakit ISPA.

3.Kepadatan hunian rumah

Kepadatan tempat tinggal yang padat meningkatkan faktor polusi dalam rumah sudah ada. Demikian pula kondisi jumlah kamar yang penghuninya lebih dari 2 orang, sebab dapat mengahalangi proses pertukaran udara bersih maka jadi penyebab terjadinya ISPA.

B.Faktor invidu anak

1.Berat badan lahir

http://shriramselfdrive.com/dissertation-editing-and-advisors/ Anak-anak dengan riwayat berat badan lahir rendah dapat mengalami lebih berat infeksi pada saluran pernapasan. Hal ini lantaran pembentukan zat anti kekebalan kurang sempurna maka lebih mudah terkena penyakit infeksi, terutama pneumonia & sakit saluran pernapasan yang lain.

2.Status gizi

http://www.grantsenterprises.com/medical-school-personal-statement-editing-services/ Balita dengan yang kurang gizi akan lebih enteng terserang ISPA di bandingkan balita dengan gizi normal sebab perihal daya tahan tubuh yang kurang. Penyakit infeksi sendiri dapat menyebabkan balita tak mempunyai nafsu makan & mengakibatkan kekurangan gizi. Pada kondisi gizi yang kurang, balita lebih mudah terserang ” ISPA berat” bahkan serangannya lebih lama.

C.Faktor perilaku

next Faktor perilaku dalam pencegahan & penanggulangan penyakit ISPA pada bayi & balita dalam hal ini ialah praktek penanganan ISPA dikeluarga baik yang dilakukan oleh ibu atau anggota keluarga yang lain.

Peran aktif keluarga atau masyarakat dalam menangani ISPA sangat penting sebab ispa adalah penyakit yang ada sehari-hari di dalam masyarakat atau keluarga. Faktor ini perlu mendapat perhatian serius oleh kita semua dikarenakan penyakit ini banyak menyerang balita, maka itu balita & keluarganya yang sebahagian besar dengan balita mengetahui & terampil menangani penyakit ISPA kala anaknya sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

http://www.montebovi.net/?ot-personal-statement-help

enter site

Kirim barang terlebih dahulu, transfer setelah barang diterima maximal 2 botol (syarat dan ketentuan berlaku) >> Disini !!!